Pemprov DKI Jakarta coba berikan jawaban atas semua kebingungan warga Jakarta tentang program rumah DP Rp 0 punya Gubernur DKI Anies Baswedan serta wakilnya Sandiaga Uno.

Jawaban itu di sampaikan dengan menerbitkan buku saku yang diisi beberapa info perlu tentang program itu.

Di dalamnya diterangkan masalah latar belakang Anies-Sandi mengerjakan program itu. Pada dasarnya warga Jakarta banyak yang belum juga mempunyai tempat tinggal sendiri dengan kata lain masih tetap mengontrak serta semacamnya. Sesaat, keperluan hunian di ibu kota termasuk tinggi.

Banyak juga kelompok yang menilainya program ini tidak mempunyai landasan hukum yang pasti. Lewat buku saku ini, Pemprov coba menepis hal itu dengan menguraikan landasan hukum yang digunakan.

Artikel menarik:

Harga Kayu - Harga TV LED Samsung

Dalam buku itu juga diterangkan untuk apa serta siapa rumah DP Rp 0 ini dibuat. Diluar itu juga diterangkan tujuan dibuatnya program ini.

Bagian proses program DP Rp 0 yang dibuat pengembang juga diterangkan dengan simpel lewat buku saku, dari mulai developer membuat sampai peroleh kesepakatan dari bank penyalur credit.

Kriteria warga yang bisa mempunyai rumah DP Rp 0 juga diberitakan dengan terang di buku ini. Paling tidak ada sepuluh prasyarat yang perlu dipenuhi.

Skema penyelenggaraan rumah DP Rp 0, simulasi credit kepemilikan, sampai bagaimana mengambil keputusan harga jualnya juga di uraikan dalam buku saku ini.

site by bcz